.

Friday, July 4, 2014

Pemerintah Ekspor Kelebihan Produksi Lima Kargo LNG

Jakarta (Antara) - Pemerintah akan mengekspor kembali kelebihan produksi gas alam cair dari Kilang Badak di Bontang, Kaltim, sebanyak lima kargo karena tidak terserap di dalam negeri.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) J Widjonarko di Gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis, mengatakan saat ini pihaknya masih mencari pembeli kelima kargo LNG tersebut.

"Harus terjual dalam waktu segera," katanya.

Menurut dia, saat ini, produksi LNG dari Kilang Badak dan Tangguh, Papua sedang bagus-bagusnya.

Sementara, konsumen domestik tidak bisa menyerapnya, sehingga mesti dilakukan ekspor.

Deputi Komersial SKK Migas Widhyawan Prawiraatmadja mengatakan, pihaknya kesulitan menjual ekses kargo tersebut karena harga sedang turun. "Kami menjualnya setengah mati," katanya.

Ekses lima kargo tersebut di luar 18 kargo yang sudah terjual sebelumnya ke BP Trading dengan harga 14,8 dolar AS per MMBTU pada Mei 2014.

Sisa kargo yang juga berasal dari Kilang Badak itu dikarenakan habis kontrak ekspor dengan pembeli di Jepang dan Korea Selatan pada periode 2013-2015.

Kelebihan atau sisa produksi LNG diperoleh setelah pemerintah mengalokasikan 91 kargo untuk memenuhi seluruh kebutuhan konsumen domestik selama 2014-2015.

Alokasi 91 kargo LNG untuk domestik terbagi atas terminal terapung (floating storage and regasification unit/FSRU) Jabar sebesar 54 kargo yang masing-masing 27 kargo pada 2014 dan 2015.   

Pasokan 27 kargo per tahun tersebut berasal dari Kilang Badak sebesar 22 kargo dan Tangguh lima kargo.

Konsumen lainnya adalah FSRU Lampung sebanyak 19 kargo yang terdiri atas lima pada 2014 dan 14 untuk 2015. Pasokan LNG berasal dari Tangguh.    

Selanjutnya, Terminal Arun, Aceh dengan alokasi 16 kargo pada 2015 yang berasal dari Tangguh 12 kargo dan Bontang empat kargo.    

FSRU terakhir yang mendapat alokasi adalah Banten sebanyak dua kargo pada 2015.   (ar)


Selengkapnya

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►