.

Saturday, July 12, 2014

Pelaut Ulung Effendy Soleman Meninggal karena Penyakit Jantung dan Paru-paru Basah

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Effendy Soleman, pelaut yang pernah dua kali menyusuri pesisir lautan Indonesia hingga Brunei Darusalam menggunakan perahu kecil, meninggal dunia di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (10/7/2014), sekitar pukul 23.15 WIB.

Almarhum yang akrab dipanggil Pendy sempat dua hari menjalani perawatan di rumah sakit tersebut karena sejumlah penyakit, antara lain permasalahan jantung dan paru-paru basah.

Setelah mengalami masa kritis, ia akhirnya menghembuskan nafas terakhir di umur 63 tahun, dengan disaksikan keluarga dan sahabatnya. Pendy meningalkan seorang istri, Gustianingsih (25), dan seorang anak laki-laki, Mala Soleman (6).

Petualangan terakhir yang dilakukan Pendy adalah berlayar dari Bali menuju Brunei, dengan menggunakan perahu khas Bali yang disebut Jukung. Dalam eksepedisinya tersebut, TRIBUNnews berkesempatan untuk mengikuti Pendy berlayar selama beberapa hari.

Mantan wartawan Tabloid Mutiara itu memulai petualangannya sejak tahun 70an, dan ia pun sempat berpetualang ke sejumlah tempat dengan almarhum Norman Edwin. Pendy mulai mengarungi lautan secara serius pertama kali pada tahun 1983, saat berlayar bersama pelaut Jepang, Yamamoto.

Pengalaman dengan Yamamoto itu memicu Pendy untuk memulai ekspedisinya sendiri, pada tahun 1988 itu mengarungi Jakarta - Brunei, dengan perahu yang dinamai bernama Cadik Nusantara. Pada 1990 ia mengarungi Jakarta - Bangka dengan perahu Cadik Nusantara II, pada 2005 ia kembali bertualang dengan perahu Katir Nusantara. Pada 2012 ia mengarungi lautan dari Sabang - Merauke dengan perahu Katir Nusantara II, dan terakhir Pendy pada 2013 lalu mengarungi Bali - Brunei dengan perahu Jukung Lintas Nusantara.

Jenazah anggota Mapala UI itu kini disemayamkan di kediamannya, di Jalan Garuda blok E3, Permata Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Rencanannya siang ini sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah Pendy akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Babakan Setu, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. (NURMULIA REKSO PURNOMO)

Baca Juga:

Petinggi Demokrat Toraja Utara, Daniel Rendeng, Meninggal karena Serangan Jantung

Ahli Forensik Penguak Misteri Kematian Presiden John F Kennedy Meninggal

Paul Walker Tewas Kecelakaan, Inilah Delapan Selebritis Indonesia Bernasib Serupa


Selengkapnya

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►