.

Tuesday, June 10, 2014

Semakin Banyak <b>Wanita</b> Suka Pelihara Ular

Sabtu, 7 Juni 2014 17:24:55 WIB

Stand di Flona Lapangan Banteng Diserbu

ular1

BINATANG reptil menjadi salah satu dagangan yang laris-manis pada pameran Flora dan Fauna (Flona) Lapangan Banteng 2014. Pembelinya bukan hanya kaum pria, tetapi sejumlah kaum wanita tak segan-segan membeli hewan melata seperti ular, kadal, maupun kura-kura.

“Saya suka memelihara ular karena mudah rawatannya. Cukup dikasih makan seekor tikus kecil tiap beberapa hari sekali,” ujar Angela, pengunjung pameran di Lapangan Banteng, Jakpus, Sabtu (7/6). Wanita warga Sunter, Tanjung Priok ini menambah koleksi hobinya dengan membeli seekor piton berwarna albino dengan harga Rp 12 juta. “Memang harganya sangat mahal untuk ular seukuran jempol kaki, tapi warnanya memang sangat unik dan langka,” tambah pengusaha salon kecantikan.

Kecintaan orang terhadap binatang reptil meningkat tajam beberapa tahun terakhir. Hal itu terlihat banyaknya pengunjung yang mengerubuti stand pameran jenis binatang di Flona Lapangan Banteng. Pembelinya juga banyak sehingga sejumlah pedagang meraup untung besar. “Kami banyak menjual aneka kura-kura darat dari luar negeri yang harganya lumayan mahal,” ujar Fajrin, salah satu pedagang.

Anak kura-kura asal India maupun Afrika dijual sekitar Rp 2 juta/ekor untuk seukuran lingkaran jam tangan. “Seekor dewasa harganya mencapai puluhan juta rupiah, karena untuk membesarkan kura-kura butuh waktu sangat lama,” tambah pedagang yang memamerkan aneka spesies kura-kura seperti Indian Star, Aldebra, Pardalis, dan lainnya.

Binatang reptil jenis kadal pun juga banyak penggemarnya. Aneka kadal import dengan beragam corak dan warna dijual dengan harga bervariasi mulai dari ratusan ribu rupiah sampai jutaan rupiah per ekor.

Tak pelak lagi keberadaan sejumlah stand pameran reptil ini lebih menyedot perhatian pameran aneka tanaman. Puluhan stand tak hentinya dikerubuti pengunjung yang datang silih-berganti. Sedangkan stand tanaman hias maupun pohon produktif kalah ramai pengunjungnya. “Untuk pameran tahun berikutnya, panitia agar memperbanyak stand binatang, agar pengunjung makin berlimpah,” ujar Johny, pedagang reptil. (Joko)

Teks: Kura-kura darat import yang mahal harganya menarik perhatian pengunjung Pameran Flona Lapangan Banteng. (Joko)

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►