.

Monday, June 9, 2014

Lemahnya Sistem Keamanan Finansial, Sasaran Empuk Hacker

NERACA

Kemajuan teknologi memang berdampak positif terhadap kemudahan dan kecepatan transaksi perbankan. Melalui teknologi, nasabah dapat bertransaksi perbankan di mana dan kapan saja. Mereka bisa menggunakan fasilitas internet (e-banking), telepon seluler (m-banking), telepon (phone banking), atau pun pesan singkat (sms-banking).

Tak ayal, kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh perbankan untuk para nasabahnya tersebut menjadi makanan empuk bagi pelaku Cyber Crime. Modus yang dilakukan di antaranya menyasar layanan perbankan elektronik. Bank Indonesia pernah mencatat kerugian akibat aksi kejahatan itu bisa mencapai miliaran rupiah.

Masih ingatkah dengan film Swordfish? Film action thriller berlatar belakang mengenai aksi meretas sistem keuangan internasional tersebut mengisahkan bagaimana seorang bos mafia (diperankan oleh John Travolta) yang merekrut paksa seorang mantan hacker (diperankan oleh Hugh Jackman) guna membobol jaringan keuangan internasional melalui aksi peretasan secara online menggunakan beberapa unit super komputer secara bersamaan.

Mengingat pentingnya sistem keamanan finansial dalam institusi keuangan, baik secara sistematis maupun elektronis, belum lama ini pembobolan demi pembobolan kerap terjadi di Indonesia. Cepat atau lambat aksi yang sebelumnya dilakukan secara tradisional dengan mengintip password dan scanning kartu atm, beberapa waktu kemudian akan lebih dahsyat lagi jika tidak segera dilakukan antisipasi sejak awal.Next

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►