.

Tuesday, June 24, 2014

JK: Keterlaluan Menuduh Aparat Negeri Ini Merampok Rp1.000 Triliun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla (JK), mengatakan keterlaluan jika menuduh aparat negara merampok uang negara sebesar Rp1.000 triliun per tahun.

Pasalnya, menurut pasangan calon presiden Joko Widodo itu, masih banyak aparat yang berperilaku dan bekeja dengan baik.

"Terlalu keterlaluan menuduh aparat negeri ini merampok Rp1.000 triliun per tahun. Padahal kan APBN kita 1,8 (Rp1.800 triliun) dan potensi kerugian kita tak sebesar itu juga. Makanya jangan menuduh aparat negara koruptor semua," ujar JK, Sabtu (21/6/2014).

Mantan Ketua Umum Golkar ini mengatakan apabila terdapat kerugian negara sebesar itu, pelakunya bukan hanya aparat negara melainkan mafia.

"Padahal banyak pelaku yang menyebabkan kerugian negara, banyak mafia, mafia gula, mafia minyak, mafia daging," ujar JK.

JK mengatakan bukan berarti aparat yang merampok uang negara lebih baik dari pada mafia.

"Semuanya tidak baik. Namun, jumlah yang diambil mafia lebih banyak, yang diambil mafia triliunan. Kita akan selidiki dan kita tangkap, terus kita usut menurut hukum," ujar JK.

Baca Juga:

Almisbat Bali Deklarasi Dukungan untuk Jokowi-JK

Warga Perumahan di Bekasi Siap Antarkan Jokowi-JK ke Istana

Demi Jokowi, Ratusan Simpatiksan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan


Selengkapnya

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►