.

Monday, June 23, 2014

24 Tahun Indonesia Tak Bangun Kilang Minyak

JAKARTA - Saat ini, pembangunan kilang minyak di Indonesia sangat minim. Pasalnya, pembangunan kilang minyak di Indonesia kerap dilihat dari nilai keekonomian atau keuntungan bagi investor saja.

Pengamat Energi, Sofyano Zakaria, mengatakan hal ini karena pertimbangan keekonomian tidak semata-mata mendasari pembangunan kilang di berbagai negara seperti Malaysia dan Singapura, namun bagian dari upaya menjaga ketahanan energi negaranya dan sekaligus pembuktian dari martabat bangsa-nya.

"Bagi Indonesia, kilang terakhir yang dibangun di negeri ini pada tahun 1990 adalah kilang Balongan Cirebon. Jujur saja , setelah tumbangnya rezim orde baru nyaris tidak satu pun kilang yang dibangun oleh Pemerintah maupun BUMN nasional," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (21/6/2014).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bagi bangsa ini, setidaknya pembangunan kilang di dalam negeri juga memiliki makna penting bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Untuk itu, sebenarnya sudah tidak ada alasan lagi proyek pembangunan kilang di dalam negeri kembali tertunda atau mengalami kendala teknis.

Misalnya, rencana pembangunan kilang baru di Bontang, Kalimantan Timur yang saat ini masih dalam proses, harus bisa direalisasikan. Apalagi, rencana pembangunan kilang sebelumnya yaitu kilang di Banten yang menggandeng NIORDC dari Iran, Kuwait Petroleum Company, Saudi Aramco dan lainnya, kandas karena masalah politik.

Sementara kerjasama dengan Kuwait dan Saudi Aramco terganjal masalah insentif terkait rencana membangun kilang dengan kapasitas masing-masing 300 ribu barel per hari di Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Selain itu, mendesaknya penuntasan pembangunan kilang di dalam negeri juga mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diiringi dengan tingginya konsumsi BBM yang terus melonjak setiap tahunnya. Kondisi ini harus segera disikapi lebih serius dan diselesaikan oleh pemerintahan baru hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli 2014," tukas dia. (Okezone)

Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►